Tempat Paling Angker Di Jepang

Tempat Paling Angker Di Jepang – Jepang bisa dibilang sebagai salah satu negara yang sarat dengan urband legend yang menyeramkan, hingga tidak sulit untuk menemukan tempat-tempat paling angker di negara sakura ini.

Tidak dapat kita pungkiri juga, Jepang ialah salah satu negara yang memiliki film-film horor yang mengerikan dan pasti membuat kalian merinding. Bisa dibilang orang Jepang memang masih percaya dengan Slot Online Terbaik Dan Terpercaya No 1 semua hal-hal mistis, hal ini juga didukung dengan beberapa tempat di Jepang yang memang dianggap angker. Berikut adalah beberapa tempat paling angker di Jepang.

1. Hutan Aokigahara

tempat angker di jepang

Jika kita berbicara mengenai tempat angker di Jepang, tidak ada yang lebih mengerikan dan misteri dari Hutan Aokigahara. Hutan di dekat kota Tokyo ini telah go-international dengan dikenali sebagai lokasi untuk orang mengakhiri hidup. Semenjak tahun 1950an, beberapa ratus pebisnis Jepang menyengaja mengelana di hutan ini dan berkemauan tidak untuk meninggalkannya.

Dalam pada itu, mayoritas media menyangkutkan ‘popularitas’ hutan ini dengan novel ‘Kuroi Jukai’ buatan Seicho Matsumoto. Novel itu usai dengan bunuh diri massal beberapa personalitasnya di Aokigahara.

Sekian tahun lalu juga polisi memilih untuk tempatkan beberapa pertanda di hutan dengan keinginan untuk batasi usaha bunuh diri. Pertanda itu berbentuk pengingat mengerikan mengenai cerita-kisah menakutkan di hutan.

2. Gerbang Kamp Hansen 3

Pulau Okinawa ialah medan perang paling berdarah di Samudra Pasifik dalam Perang Dunia II. Baik tentara Jepang atau pasukan Amerika kehilangan beberapa korban, dengan lebih dari seperempat warga sipil meninggal atau bunuh diri. Tidaklah aneh jika banyak tempat paling menyeramkan di Jepang ada di Okinawa.

Gerbang 3 Kamp Hansen di Okinawa disebutkan digentayangi oleh hantu seorang Marinir AS dari PD II. Berpakaian seragam tentara yang berlumuran darah sekalian bawa rokok pada tangannya, dia akan dekati penjaga keamanan pada pukul 3 pagi dan minta korek api. Hantu itu selanjutnya akan lenyap sesudah rokoknya dihidupkan.

Kemunculan ini kerap ada dan membuat beberapa penjaga ketakutan. Titik masuk itu pada akhirnya ditutup karena gerbang di dekatnya lebih gampang dijangkau.

Tetapi, beberapa orang mengeklaim kebalikannya. Sebagian orang akui menyaksikan hantu Marinir yang membuat perlindungan gerbang kamp tentara Jepang PD II yang lain menggentayangi gerbang yang serupa.

3. Bangunan Bekas Sekolah Bundar

Bangunan sisa sekolah bundar berada di kota Bibai, Hokkaido. Sekolah ini dibuat pada 1906, tapi gedung melingkarnya baru dibuat di tahun 1959.

Dikitari hutan belantara, salah satu langkah untuk meraihnya ialah dengan jalan kaki menyusurinya. Di tengah-tengah jalan juga kelihatan mobil tidak terurus.

Beritanya, beberapa orang yang berpetualang di puing-puing sekolah ini lagi dalam keadaan edan, trauma dengan yang mereka tonton dalam sekolah. Beberapa salah satunya tidak pernah kembali. Beberapa orang akui dengar langkah kaki, berasa dipantau, jeritan melengking dari hutan di tengah-tengah malam, bahkan juga gempuran dari figur bayang-bayang yang ada di hutan.

Tempat ini pernah menjadi lokasi terkenal untuk memburu hantu pada tahun 1970an sampai 1980an. Walau tidak lagi terkenal akhir-akhir ini, sedikit orang masih mengetes nyalinya kadang-kadang. Menurut satu kelompok penyelidik paranormal, mereka mendapati sektor berkilau di gedung sekolah yang disebut portal antardimensi.1980an. Walau tidak lagi terkenal akhir-akhir ini, sedikit orang masih mengetes nyalinya kadang-kadang. Menurut satu kelompok penyelidik paranormal, mereka mendapati sektor berkilau di gedung sekolah yang disebut portal antardimensi.